ketatalaksanaan pelayaran niaga dan kepelabuhan

Apaitu Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan ? Mendidik dan melatih para lulusan SMU/SMK/MA untuk menjadi ahli Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga/Administrasi Angkutan Laut & Pelabuhan. Bea Cukai, Perwira Karier TNI / Polri, Departemen Kelautan dan Perikanan, dll Kampus Terkait Akademi Maritim Aceh Darussalam swasta InformasiAkreditasi jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga Dan Kepelabuhan - D-III di kampus Institut Maritim Prasetiya Mandiri tahun 2021/2022. Untuk melihat peringkat Akreditasi jurusan D-III - silahkan lanjutkan membaca artikel ini.. Institut Maritim Prasetiya Mandiri membuka program studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga Dan Kepelabuhan untuk jenjang D-III. PengembanganSDM dan Penyedia Tempat Praktek Mitra: National Kaohsiung First University of Science and Technology, Taiwan: 2013: Double Degree dengan pengembangan SDM Mitra: Hochschuler Wismar, Germany: 2013: Double Degree untuk Jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan serta untuk pengembangan Mitra: University of Tasmania, Australia Menghasilkanlulusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan yang memenuhi standar mutu nasional maupun intenasional. Menghasilkan lulusan berijazah Diploma Empat (Sarjana Sains Terapan Pelayaran) kepelabuhanan yang memiliki kompetensi untuk mengembangkan ilmu maritim yang bertaraf nasional dan internasional. Meilleur Site De Rencontre En Cote D Ivoire. beranda blog sekolah dan kampus belajar tes minat bakat beasiswa FAQ follow us Kecocokan Denganmu Rumpun Ilmu Teknik Transportasi Pelajaran Terkait Teknik Transportasi Apa itu Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan ? Mendidik dan melatih para lulusan SMU/SMK/MA untuk menjadi ahli Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga/Administrasi Angkutan Laut & Pelabuhan. Bea Cukai, Perwira Karier TNI / Polri, Departemen Kelautan dan Perikanan, dll Kampus Terkait Jurusan Terkait Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Bersama Aku Pintar temukan jurusan kuliah yang tepat sesuai minat dan bakatmu. Aku Pintar adalah perusahaan teknologi informasi yang bergerak dibidang pendidikan, nama perusahaan kami adalah PT. Aku Pintar Indonesia Kontak Kami Grand Slipi Tower Lt. 42 Jl. S. Parman Kav 22-24 Jakarta Barat Ikuti Kami Download Aku Pintar © 2023 Aku Pintar. All Rights Reserved X beranda blog sekolah dan kampus belajar tes minat bakat beasiswa FAQ follow us Halo sobat intipers! Aku Febiola Purnamasari jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga & Kepelabuhan Politeknik Maritim Negeri Indonesia Febiola angkatan 2019. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya. Secara umum, Jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga & Kepelabuhan Politeknik Maritim Negeri Indonesia itu seperti apa? Jurusan ini adalah yang mempelajari dari kapal itu datang sampai berangkat. Semuanya kita mengurusi, dari mulai administrasinya, serta muatan-muatannya sampai di bongkar dan di pergudangan. Jadi cakupan jurusan ini sangat luas, tidak hanya tentang kapalnya saja, muatannya juga dan dokumennya, bahkan sampai muatan kapalnya sampai kepada masing-masing pihaknya. Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini Apa yang jadi alasan masuk Jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga & Kepelabuhan Politeknik Maritim Negeri Indonesia? Kalau saya boleh saya jujur, awalnya saya gak milih jurusan ini, tapi setelah melalui berbagai proses dan akhirnya saya memilih jurusan ini karena pertama itu memang faktor dorongan dari orang tua. Saya juga paham memang maritim di Indonesia itu sangat dibutuhkan, kita memerlukan SDM untuk membangun maritim kita, karena maritim kita lebih besar dibanding daratan. Jadi memang kita harus bergerak dan terjun langsung untuk membangunnya, jangan sampai negara lain yang mengambil alihnya. Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini? Kalau ditanya mata kuliah yang khas, mungkin ada mata kuliah yang mengatur misalnya kapalnya itu mau berangkat dari Indonesia ke Amerika, kita yang ngatur. Dari mulai transitnya dimana, bongkar muatnya dimana, semuanya kita yang ngatur. Kemudian kalau di semester dua itu udah ketemu sama kepabeanan, tentang dokumen-dokumen ekspornya. Ada juga pergudangan, kita juga mengatur pergudangannya. Kemudian ada OPTK Operasi terminal peti kemas, dimana kita bisa mengatur muatan misalnya kita ambil contoh kontainer, kontainer itu diletakkan dimana di bagian kapal agar kontainer tersebut jangan sampai menambah pengeluaran uang lagi ketika tertimbun. Baca artikel sejenisTeknik Navigasi Udara Politeknik Penerbangan Indonesia…Teknologi Hasil Pertanian Politeknik Enjiniring Pertanian…Manajemen Pemasaran Politeknik Negeri Malang AntaniaD4 Manajemen Pemasaran Politeknik Negeri Malang Hadi Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini? Sampai saat ini yang saya tau emang gak ada konsentrasi. Apa jalur masuk yang ada di jurusan kamu? Kalau di jurusan say aitu ada tiga, ada SNMPN, BMPN, sama mandiri. Tapi disini ada tambahan lagi tesnya yaitu ada Samapta, psikotes, sama kesehatan. Untuk yang Nautica nya itu sekarang udah pindah ke SNMPTN. Ada tips buat mahasiswa baru Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga & Kepelabuhan Politeknik Maritim Negeri Indonesia? Berhubung sekarang daring, karena sebenarnya kampus saya iniadalah kampus semi militer, jadi disini pas di semester satu bener-bener dilatih mentalnya untuk menjaid mental kuat. Tapi sekarang posisinya daring, jadi untuk pembentukan fisik dan mentalnya itu udah turun, tapi Insyaa Allah semoga pas masuk ditingkatkan lagi Kemudian untuk adik-adik yang masih baru, semangat dulu belajarnya dan tingkatin nilainya dulu, intinya harus rajin belajar dan suka membaca informasi-informasi. Soalnya kita juga harus update informasi tentang kemaritiman di Indonesia. Lihat vlog dari ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini? Kalau prospek kerjanya itu kita bisa memilih juga, mau bekerja di perusahaan yang nasional atau multinasional. Kalau di nasional itu kita bisa di Pertamina, Pelindo. Ddi perusahaan multinasional itu, kita bisa kerja di perusahaan-perusahaan pelayaran, bongkar muat, pelabuhan, dan lain-lain yang swasta. Atau bahkan kita juga bisa bekerja di pertambangan, jadi yang bisa kita kerjakan ada di ekspor hasil pertambangannya. Contohnya di Sulawei ada perusahaan nikel, kita terjun kesana dalam mengurusi untuk administrasi ekspor dari nikel tersebut. Harapan dan tujuan kamu setelah lulus Kalau ditanya harapan saya, saya pengennya kerja dulu buat nambah pengalaman dan skill dulu. Kemudian setelah itu, saya mau lanjut kuliah lagi untuk mengupgrade ilmu yang saya punya, sambil menulis karena saya juga suka menulis. Kode konten C492 Introduction Cette brochure a pour but de vous sensibiliser davantage à la sécurité des vols nolisés sur petits aéronefs dans lesquels il n'y a pas d'agent de bord. Bien que le pilote donne l'exposé de sécurité avant vol obligatoire à l'intention des passagers, vous êtes votre propre ange gardien quant à votre sécurité. Quoique peu probable, le pilote peut être obligé d'effectuer un atterrissage d'urgence. En fonction de la nature du problème, il peut en résulter un simple inconvénient, des dommages à l'aéronef ou encore des blessures corporelles. Vous pourriez aussi être appelé à évacuer l'aéronef de vous même. Intéressez-vous activement à l'amélioration de votre sécurité en suivant les conseils de cette brochure. Les renseignements contenus dans ce document ne visent pas à remplacer les instructions données par les membres d'équipage. La planification Pour plus de sécurité, lisez d'abord cette brochure et discutez ensuite de votre itinéraire avec l'exploitant d'aéronefs. Expliquez-lui où vous désirez vous rendre, à quel moment, et qui fera partie du voyage; en bref, voyez les détails ensemble. Précisez clairement à la compagnie d'affrètement et au pilote que la sécurité est primordiale et qu'il vaut mieux arriver en retard que de partir dans des conditions inappropriées. La météo La formation et la qualification des exploitants aériens et des pilotes leur permettent d'évaluer les conditions météorologiques pour tout vol projeté. Toutefois, si vous avez des questions ou des doutes quant aux conditions météorologiques, n'hésitez pas à leur poser des questions. Dans le même ordre d'idées, vous ne pouvez faire pression sur un exploitant aérien ou un pilote s'ils conseillent d'attendre de meilleures conditions météorologiques. Les vêtements Portez les vêtements et les chaussures correspondant aux conditions météorologiques de la région que vous allez survoler, spécialement en hiver. Si un retard vous clouait au sol ou que l'aéronef subissait une panne en milieu inhospitalier, vous n'en seriez que plus content. Les médicaments Assurez-vous d'apporter une réserve suffisante des médicaments dont vous avez besoin. Les lunettes Les lunettes se cassent ou se perdent très facilement; vous y gagnerez en ayant avec vous une paire de rechange. Pensez à enlever vos lunettes pendant le décollage et l'atterrissage et à les placer en lieu sûr, dans votre poche par exemple. Le cours de survie Si vous prévoyez vous déplacer dans les bois, suivez un cours de survie ou, du moins, renseignez-vous sur le sujet. Souvenez-vous qu'on peut se retrouver en milieu inhospitalier aux portes mêmes des villes, notamment en hiver. Les matières dangereuses Il est dangereux et interdit de placer dans les bagages ou ailleurs dans l'avion, des matières dangereuses. Ne mettez pas d'allumettes dans vos bagages, gardez-les plutôt dans vos poches. Informez-vous auprès de l'équipage avant d'emballer ou de transporter les matières suivantes gaz, produits corrosifs, aérosols, liquides inflammables, explosifs y compris les munitions, poisons, matières magnétiques ou toute autre substance dont vous n'êtes pas sûr. En règle générale, les passagers n'ont pas le droit de transporter des marchandises dangereuses à même leurs bagages à main, leurs bagages enregistrés ou sur soi-même, à bord d'un aéronef. Il existe toutefois des exceptions. Veuillez consulter le site Web suivant concernant les dispositions particulières du transport de matières dangereuses par les passagers et par les membres d'équipage La charge Tous les aéronefs ont une masse maximale et une plage de centrage à respecter. Il est dangereux de surcharger un aéronefs ou de placer le chargement trop à l'avant ou trop à l'arrière. Communiquez d'avance au transporteur aérien le nombre de passagers et la quantité de bagages que vous désirez transporter de façon à choisir le type d'aéronef approprié. Ne faites jamais pression sur le pilote pour qu'il prenne une charge supplémentaire. Les objets mal assujettis peuvent, en cas d'accident, se transformer en projectiles dangereux et bloquer aussi les issues. Si vous n'êtes pas satisfait de l'arrimage des bagages, avertissez votre pilote. L'équipement de sécurité L'exploitant aérien doit fournir un gilet de sauvetage pour chaque personne à bord d'un hydravion ou d'un appareil évoluant au-dessus de l'eau sur de longues distances. De plus, l'exploitant aérien doit mettre à bord de l'aéronef de l'équipement de survie qui permette d'allumer un feu, de fournir un abri, de purifier l'eau ou d'en donner, et d'émettre des signaux de détresse visuels, compte tenu de la situation géographique de la région que vous survolerez, de la saison et des variations climatiques saisonnières prévues. Demandez au pilote où se trouve ce matériel et comment on y accède. Emportez avec vous du matériel de survie personnel, tel que de la ficelle solide, un miroir signalisateur et des vêtements supplémentaires. Inspirez-vous des livres de survie que vous avez lus. Demandez où se trouve la radiobalise de détresse ELT et comment elle fonctionne. L'ELT est un émetteur radio à batterie qui transmet des signaux d'urgence pour permettre aux avions de recherche de vous repérer en cas d'atterrissage forcé ou d'écrasement. Mesures de sûreté Les nouvelles mesures de sûreté interdisent maintenant le port de couteaux, de canifs, d'objets ressemblant à des couteaux, de rasoirs droits, de ciseaux ou de pics à glace dans la cabine passagers d'un aéronef, y compris les aéronefs affrétés. Ces objets peuvent être transportés dans les bagages enregistrés seulement, en aucun cas ils ne peuvent être accessibles pendant le vol. Responsabilités du pilote Le pilote est responsable de tous les aspects du vol des conditions météorologiques, des exigences relatives au carburant, du chargement, de l'exposé de sécurité aux passagers et de l'équipement de secours et de survie. N'hésitez pas à poser des questions, en particulier sur la façon d'ouvrir les issues de secours, sur le fonctionnement de la radiobalise de détresse. Posez toutes les questions nécessaires sur votre sécurité. Le vol Exposé sur les mesures de sécurité avant embarquement Bien qu'un exposé sur les mesures de sécurité avant embarquement ne soit pas requis par la réglementation, la plupart des exploitants de vols nolisés en fourniront un avant de laisser les passagers approcher l'aéronef au moment de l'embarquement. Cet exposé devrait inclure les mesures de sécurité à respecter lorsque les passagers se déplacent vers l'aéronef à pied ou qu'ils en font le tour, ainsi que la nécessité de surveiller de près les enfants et les passagers ayant des besoins spéciaux. Une hélice ou un rotor en mouvement peut causer un accident mortel. Apprenez donc les procédures à suivre pour embarquer et débarquer de l'aéronef en toute sécurité. Si vous ne recevez pas ces consignes, demandez-les. Exposé de sécurité avant vol Avant chaque vol, les passagers doivent recevoir un exposé complet sur les mesures de sécurité comprenant les points suivants le rangement des bagages de cabine, l'application des interdictions de fumer au Canada, il est interdit de fumer dans tous les aéronefs commerciaux, l'emplacement et l'utilisation des ceintures de sécurité, les issues normales et de secours, le matériel de survie, les extincteurs, les trousses de premiers soins, la radiobalise de détresse, les dispositifs de flottaison et les mesures à prendre en cas d'urgence. Vous devriez aussi consulter la carte de mesures de sécurité qui contient des renseignements sur les issues de secours et sur les positions de protection. Décollage Avant le décollage, assurez-vous que votre ceinture de sécurité est bien bouclée, votre bagage de cabine rangé, que le dossier de votre siège est droit et, s'il y a lieu, que la tablette devant vous est escamotée. Ne distrayez pas l'équipage pendant cette phase importante du vol. Croisière Une fois à l'altitude de croisière, suivez les instructions concernant la ceinture de sécurité. Les habitués la gardent bouclée pendant tout le vol pour se protéger en cas de turbulences. Atterrissage La préparation à l'atterrissage est identique à celle au décollage. Les ceintures de sécurité sont bien bouclées, votre bagage de cabine est rangé, le dossier des sièges est droit, et, s'il y a lieu, les tablettes sont escamotées. De nouveau, ne distrayez pas l'équipage pendant cette phase du vol. Après l'atterrissage Suivez les instructions que vous donne l'équipage pour quitter l'avion. Si vous n'en recevez aucune, posez des questions. N'oubliez pas attention aux hélices! Vidéo de Transports Canada Transports Canada a produit une vidéo intitulée Voler sans agent de bord Règles au sol et en vol » TP 13609. Vous pouvez appelez le 1 800 305-2059 pour l'acheter. Penelitian ini bertolak dari anggapan dasar bahwa tingginya Motivasi Taruna pada angkatan 2019 memilih Program Studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. Subjek penelitian adalah Taruna angkatan 2019 dengan jumlah 20 orang dan yang menjadi objek penelitian adalah Motivasi Taruna dalam Memilih Program Program Studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin, serta faktor-faktor yang mempengaruhi nya. Hasil penelitian ternyata ditemukan bahwa Motivasi Taruna dalam memilih Program Studi 66% dengan kategori tinggi, hasil tersebut didapat dari 4 indikator. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi Motivasi Taruna dalam memilih Program Studi seperti Persepsi Taruna, koleksi buku, keluarga, teman sejawat, latar belakang pendidikan dan kesempatan kerja. Dari 6 indikator tersebut hanya 5 indikator yang memberikan pengaruh terhadap tumbuhnya motivasi Taruna dalam memilih program studi. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Vol. 1 Maret 2022 ISSN 2808-1587 Pena Jangkar MOTIVASI TARUNA DALAM MEMILIH PROGRAM STUDI KETATALAKSANAAN PELAYARAN NIAGA DAN KEPELABUHAN PADA AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN Akhmad Syahbudin , Moch. Nurdin Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin, Indonesia Info Artikel ________________ Sejarah Artikel Diterima 31/01/2022 Disetujui 24/02/2022 Dipublikasikan 07/03/2022 ________________ Keywords Motivasi; Taruna; Program Studi; _____________ ___ Abstrak Penelitian ini bertolak dari anggapan dasar bahwa tingginya Motivasi Taruna pada angkatan 2019 memilih Program Studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. Subjek penelitian adalah Taruna angkatan 2019 dengan jumlah 20 orang dan yang menjadi objek penelitian adalah Motivasi Taruna dalam Memilih Program Program Studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin, serta faktor-faktor yang mempengaruhi nya. Hasil penelitian ternyata ditemukan bahwa Motivasi Taruna dalam memilih Program Studi 66% dengan kategori tinggi, hasil tersebut didapat dari 4 indikator. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi Motivasi Taruna dalam memilih Program Studi seperti Persepsi Taruna, koleksi buku, keluarga, teman sejawat, latar belakang pendidikan dan kesempatan kerja. Dari 6 indikator tersebut hanya 5 indikator yang memberikan pengaruh terhadap tumbuhnya motivasi Taruna dalam memilih program studi. Abstract This research starts from the basic assumption that the high motivation of cadets in the 2019 batch chooses the Commercial and Port Shipping Management Study Program. The subject of the research is the class of 2019 cadets with a total of 20 people and the object of research is the motivation of the cadets in choosing the Commercial Shipping and Port Management Study Program of the Banjarmasin Nusantara Maritime Academy, as well as the factors that influence it. The results of the study found that the cadets' motivation in choosing a study program 66% was in the high category, the results were obtained from 4 indicators. As for the factors that influence the motivation of cadets in choosing a study program such as cadets' perceptions, book collections, family, colleagues, educational background and job opportunities. Of the 6 indicators, only 5 have an influence on the growth of cadets' motivation in choosing a study program. © 2022 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Akhmad Syahbudin, Moch. Nurdin/ Pena Jangkar 18 PENDAHULUAN Pendidikan dimengerti secara luas dan umum sebagai usaha sadar yang dilakukan oleh pendidik melalui bimbingan, pengajaran, dan latihan untuk membantu peserta didik mengalami proses pemanusian diri ke arah tercapainya pribadi yang dewasa susila. “Kata “Pendidikan” mengandung sekurang- kurangnya empat pengertian, yaitu bentuk kegiatan, proses, buah, atau produk yang dihasilkan proses tersebut, serta sebagai ilmu. Darmaningtyas, 1991. Sebagaimana dalam Undang-undang Republik Indonesia no. 20 tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional BAB II pasal 13 Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Berbicara mengenai pelajaran tentu tidak terlepas dari adanya motivasi. Istilah motivasi berasal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu, yang menyebabkan individu tersebut bertindak atau berbuat. Hamzah, 2015 Sebab motivasi merupakan landasan penting bagi seseorang untuk melakukan kegiatan dengan baik. Motivasi merupakan istilah yang lebih umum yang menunjuk pada seluruh proses gerakan, termasuk situasi yang mendorong, dorongan yang timbul dalam diri individu, tingkah laku yang ditimbulkannya, dan tujuan atau akhir dari gerakan atau perbuatan. Bisa juga dikatakan bahwa motivasi berarti membangkitkan motif, membangkitkan daya gerak, atau menggerakkan seseorang atau diri sendiri untuk berbuat sesuatu dalam rangka mencapai suatu keputusan atau tujuan. Alex Sobur, 2003 Seperti yang diungkapkan oleh Maslow didalam teori hirarki ada kebutuhan internal yang sangat mempengaruhi motivasi manusia. Kebutuhan itu tersusun sebagai hirarki yang terdiri atas lima tingkatan kebutuhan, kebutuhan ini terdiri dari lima tingkatan, yang mana sifatnya berjenjang. Jika kebutuhan pertama tercapai maka akan berusaha mencapai kebutuhan yang kedua, dan demikian dengan seterusnya. Sudarwan Danim, 2004 Setiap orang dalam melakukan suatu tindakan tertentu pasti didorong oleh adanya motif tertentu. Motivasi biasanya timbul karena adanya kebutuhan yang belum terpenuhi, tujuan yang ingin dicapai, atau karena adanya harapan yang diinginkan.Wibowo, 2013 Motivasi timbul di dalam diri seseorang jika kebutuhan nya itu terpenuhi, seperti yang dikatakan Abraham Maslow 1993 kebutuhan pokok manusia itu ada kebutuhan fisiologis, keselamtan, rasa memiliki dan cinta, harga diri, serta perwujudan diri. Jadi motivasi manusia Akhmad Syahbudin, Moch. Nurdin/ Pena Jangkar 19 akan bergerak jika kebutuhan yang ingin mereka capai itu terpenuhi. Oleh karena itu untuk memberikan gairah dalam diri taruna dalam melakukan sesuatu perlu ada motivasi. Program pendidikan Ketatlaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan merupakan suatu langkah dari kegiatan Perguruan Tinggi dalam upaya mencapai tujuannya, baik itu dari tujuan pendidikan, maupun dari tujuan program konsentrasi kuliah itu sendiri. Program konsentrasi pada jurusan Ketatlaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan merupakan sebuah sarana bagi taruna untuk menjadi Ahli dibidang tatalaksana pelayaran juga pelabuhan, sesuai kebutuhan daerah kawasan yang banyak perusahaan pelayaran dan pelabuhan. Berdasarkan penjajakan awal yang dilakukan penulis banyaknya taruna memilih jurusan ketatalaksanaan pelayaran niaga dan kepelabuhan angkatan 2019. Seseuatu yang menarik bagi penulis untuk meneliti apa yang melatar belakangi motivasi taruna ketatalaksanaan pelayaran niaga dan kepelabuhan angkatan 2019 dengan judul penelitian “Motivasi Taruna dalam Memilih Program Studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan pada Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin” METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan field research, yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan terjun langsung ke lokasi penelitian. Mahmud 31, 2011 Jenis penelitian ini digunakan untuk mengungkap dan menjawab pertanyaan tentang apa dan bagaimana keadaaan atau fenomena yang sebenarnya terjadi dilapangan kemudian melaporkannya sebagaimana adanya. Dengan mengambil lokasi penelitian di Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu “suatu pendekatan yang lebih melakukan analisisnya pada proses penyimpulan dedukatif dan indukatif serta pada analisis terhadap dinamika hubungan antar fenomena yang diamati dengan menggunakan logika ilmiah”. Mahmud 89, 2011 Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah Taruna Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin angkatan 2019 yang memilih konsentrasi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan sebanyak 20 orang. Adapun Objek penelitian ini adalah motivasi Taruna yang memilih program konsentrasi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Akhmad Syahbudin, Moch. Nurdin/ Pena Jangkar 20 Data, sumber data, dan tehnik pengumpulan data, dapat dilihat tabel berikut; Data pokok aBagaimana motivasi taruna dalam memilih program studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan angkatan 2019 pada Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin meliputi 1Dorongan ingin memahami tentang ilmu Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan 2Dorongan dorongan untuk menentukan judul tugas akhir/ PKL- Proda 3Dorongan untuk lebih senang belajar 4Dorongan untuk menjadi seorang pebisnis dibidang Pelayatan dan Pelabuhan Angket, wawancara dan dokumentasi bData tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi motivasi taruna dalam memilih program studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan meliputi 1Persepsi Taruna 2Koleksi buku 3Keluarga 4Teman sejawat 5Latar belakang pendidikan 6Kesempatan kerja Angket, Wawancar dan dokumentasi Akhmad Syahbudin, Moch. Nurdin/ Pena Jangkar 21 Data penunjang, meliputi berdirinya Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin misi dan tujuan jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan KPN belakang berdiri Program konsentrasi jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan KPN Taruna Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin yang memilih program konsentrasi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan KPN kampus dan dosen. Wawancara dan dokumentasi Teknik pengolahan data dimulai dari editing; koding; klasifikasian; menghitung frekuensi; interpretasi data; dan analisis data melalui pendekatan Diskriptif Kualitatif dalam rangka menentukan hubungan permasalahan dengan faktor yang mempengaruhinya dengan metode Induktif; menarik kesimpulan bertolak dari kenyataan khusus yang ada pada responden menuju kesimpulan umum. HASIL DAN PEMBAHASAN Sekilas tentang Jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Banjarmasin Jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi adalah Jurusan pertama saat kali didirikannya Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Banjarmasin. Dengan jumlah wisuda Ahli Madya pertama tahun 2001 sebanyak 117 orang dari jumlah taruna 187 orang angkatan pertama. Program pendidikan pada prodi ini bertujuan sebagai berikut. 1 Menghasilkan tenaga ahli madya yang terampil dan unggul di bidang shipping manajerial dalam hubungannya dengan kegiatan shipping bisnis maupun pemerintahan public. 2 Menghasilkan tenaga ahli madya yang memiliki komitmen keilmuan yang tinggi dan kompetensi akademik di bidang Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akhmad Syahbudin, Moch. Nurdin/ Pena Jangkar 22 3 Menghasilkan tenaga ahli madya yang memiliki kemampuan, dalam menerapkan, meningkatkan dan mengembangkan keilmuan di bidang Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. 4 Menyebarluaskan pengetahuan dan teknologi kemaritiman demi menunjang peningkatan pembangunan terutama di sektor kemaritiman. Jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin selalu berusaha bersaing ditingkat nasional maupun internasional, dengan membangun kolaborasi kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Dinas Perhubungan, PT Persero Pelindo III, PT. Pelni, KSOP, Dinas Bea dan Cukai, perusahaan pelayaran dan ekspedisi yang ada di Pulau Kalimantan. Penyajian Data 1. Data mengenai motivasi Taruna dalam memilih program konsentrasi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. a Dorongan ingin memahami tentang ilmu Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan b Dorongan dorongan untuk menentukan judul tugas akhir/ PKL- Proda Besar Sangat Besar Tidak besar c Dorongan untuk lebih senang belajar Ilmu Pelayaran dan Pelabuhan Sangat senang Senang Tidak senang Akhmad Syahbudin, Moch. Nurdin/ Pena Jangkar 23 d Dorongan untuk menjadi seorang pebisnis dibidang Pelayatan dan Pelabuhan 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi taruna dalam memilih program studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan meliputi a Persepsi Taruna tentang program konsentrasi Sangat baik Baik Kurang Baik b Koleksi buku yang berkaitan dengan program konsentrasi Kurang dari 5 Kurang dari 10 Kurang dari 15 c Keluarga yang berprofesi sebagai Pelaut/pelayaran d Pengaruh Teman sejawat Tidak ada pengaruh Ada dan sedikit pengaruh Ada dan besar e Latar belakang pendidikan Akhmad Syahbudin, Moch. Nurdin/ Pena Jangkar 24 f Kesempatan kerja Berpeluang Tidak berpeluang Analisis Data 1. Motivasi Taruna dalam memilih program studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Berdasarkan data yang diperoleh dari pengisian angket, dorongan untuk mempelajari ilmu ilmu Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan berada pada kategori tinggi 70%, dorongan untuk menentukan judul tugas akhir/ PKL- Proda pada kategori cukup 55%, dorongan untuk lebih senang belajar Ilmu Pelayaran dan Pelabuhan pada kategori tinggi 65%, dan dorongan untuk menjadi seorang pebisnis dibidang Pelayaran dan Pelabuhan pada kategori tinggi 75%. Berdasarkan keterangan di atas motivasi Taruna dalam memilih program konsentrasi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin adalah kategori tinggi ada 3 yaitu dorongan untuk mempelajari ilmu Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan 70%, dorongan untuk lebih senang belajar Ilmu Pelayaran dan Pelabuhan 65%, dan dorongan untuk menjadi menjadi seorang pebisnis dibidang Pelayaran dan Pelabuhan pada kategori tinggi 75%. Sedangkan kategori cukup ada 1 yaitu dorongan untuk menentukan judul tugas akhir/ PKL- Proda 55%, sehingga secara keseluruhan jika dijumlahkan menunjukan hasil 265% kemudian dibagi 4 empat yang merupakan indikator dari motivasi mahasiswa dalam memilih program konsentrasi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan dan diperoleh hasil 66%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa motivasi Taruna dalam memilih program konsentrasi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin memiliki motivasi yang tinggi dalam melakukan sesuatu. Bila dilihat dari fakta yang didapatkan penulis dilapangan dan dikaitkan dengan teori yang ada bahwa tumbuhnya motivasi seseorang itu bersumber pada faktor internalnya dan eksternalnya. Faktor internal nya yaitu faktor dari dalam dirinya, tingginya motivasi Taruna dalam memilih program konsentrasi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan didasari pada kemauan diri mereka sendiri serta untuk memenuhi kebutuhan yang ada dalam diri mereka sendiri. Dalam hal ini dimungkinkan adanya faktor-faktor lain yang mempengaruhinya yaitu Faktor- faktor yang mempengaruhi motivasi Taruna dalam Akhmad Syahbudin, Moch. Nurdin/ Pena Jangkar 25 memilih program konsentrasi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi Taruna dalam memilih program studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin a Persepsi Taruna tentang program konsentrasi Sebagian besar Taruna memiliki persepsi bahwa program studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan sudah sangat baik. Meskipun masih ada sebagian kecil Taruna yang beranggapan bahwa program konsentrasi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan tersebut memiliki kekurangan yang perlu di perbaiki. Oleh karena itu dengan program konsentrasi yang sudah sangat baik ini, menjadi salah satu faktor pendorong tingginya motivasi Taruna dalam memilih konsentrasi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. b Koleksi buku yang berkaitan dengan program konsentrasi Dari hasil yang didapatkan dilapangan bahwa sebagian besar Taruna memiliki koleksi buku yang berkaitan dengan ilmu pelayaran dan pelabuhan yang masih kurang dari 5 buah buku, meskipun masih ada Taruna yang memiliki koleksi buku yang jumlah nya di atas 5 buah, meskipun jumlah koleksi buku sebagaian besar Taruna yang memilih konsentrasi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan itu memiliki kurang dari 5 buah itu sudah menggambarkan mereka ingin lebih dalam mempelajari ilmu pelayaran dan pelabuhan, serta minat mereka tinggi. Hal tersebut juga akan berpengaruh terhadap motivasi yang ada didalam diri. c Keluarga yang berprofesi sebagai Pelaut/pelayaran Dari hasil yang didapat dilapangan diketahui bahwa sebagian besar Taruna jurusan yang memilih program konsentrasi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan memilki keluarga yang berprofesi sebagai nelayan/pelaut/pelayaran. Dengan adanya keluarga yang berprofesi sebagai nelayan/pelaut/pelayaran itu akan menimbulkan reaksi dalam diri seseorang untuk bisa seperti keluarganya tersebut, bahkan lebih baik lagi. Ini adalah faktor eksternal dalam tumbuhnya motivasi Taruina untuk menjadi seorang pelaut/pelayaran. Akhmad Syahbudin, Moch. Nurdin/ Pena Jangkar 26 d Pengaruh Teman sejawat Sebagian besar Taruna jurusan Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan mengatakan tidak ada pengaruh dari teman sejawat dalam mempengaruhi tumbuhnya motivasi mereka dalam memilih program studi. Pengaruh dari teman ini tidak terlalu memberikan pengaruh terhadap tinggi nya motivasi Taruna dalam memilih program konsentrasi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan, karena tingginya motivasi itu berasal dari kemauan dari diri Taruna itu sendiri. e Latar belakang pendidikan Berdasarkan jumlah responden 20 Taruna bahwa latar belakang pendidikan Taruna yang memilih program konsentrasi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan yaitu, SMA/SMK ada 14 orang dan MA ada 6 orang. Latar pendidikan Taruna ini juga akan berpengaruh terhadap tingginya motviasi mereka dalam memilih program konsentrasi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. f Kesempatan kerja Dari hasil yang didapatkan dilapangan bahwasanya sebagian besar Taruna beranggapan peluang kerja mereka bila memilih program konsentrasi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan sangat besar untuk memasuki kerja ketika lulus dari perguruan tinggi nanti. Oleh karena itu dengan peluang kerja yang tinggi ini pula akan semakin menjadi pendorong tingginya motivasi Taruna dalam memilih program konsentrasi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Berdasarkan hasil yang didapatkan dari faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi Taruna dalam memilih program konsentrasi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin ini menunjukkan bahwa selain faktor internal yang mempengaruhi tumbuhnya motivasi Taruna, ada pula faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi tumbuhnya motivasi Taruna tersebut. Sehingga bila dikaitkan dengan teori yang ada faktor internal dan faktor eksternal yang berkaitan dengan kebutuhan Taruna itu tersendiri menjadi pendorong tumbuh dan tinggi nya motivasi mereka memilih jurusan Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Akhmad Syahbudin, Moch. Nurdin/ Pena Jangkar 27 SIMPULAN Motivasi Taruna dalam memilih Program Studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin memiliki motivasi yang tinggi dengan prolehan prosentase 66%. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi Taruna dalam memilih Program Studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan yang meliputi persepsi Taruna, koleksi buku, keluarga, latar belakang pendidikan dan kesempatan kerja memberikan pengaruh akan timbulnya motivasi Taruna yang memilih Program Studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. Sedangkan faktor temam sejawat tidak terlalu memberikan pengaruh terhadap tumbuhnya motviasi Taruna dalam memilih Program Studi Ketatalaksanaaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin DAFTAR PUSTAKA AM, Sadirman. Interkasi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta Rajawali Grafindo Persada, 1996. Maslow, Abraham H. Motivasi dan Kepribadian 1. Jakarta Remaja Rosdakarya, 1993 Cet. 4. N, Sudirman dkk. Ilmu Pendidikan. Bandung Remaja Rosda Karya, 1992. Purwanto, M. Ngalim. Psikoloagi Pendidikan. Bandung PT Remaja Rosdakarya 2000. Sabri, Alisuf. Psikologi Pendidikan. Jakarta CV. Pedoman Ilmu, 1996. Sobur, Alex. Psikologi Umum. Bandung Pustaka Setia, 2003. Soemanto, Wasti. Psikologi Pendidikan. Malang Rineka Cipta, 1998 Suryabrata, Sumadi. Psikologi Pendidikan. Jakarta PT Raja Grafindo Persada, 1995 Syah, Muhibbin. Psikologi Belajar. Jakarta Logos, 1999. Uno, Hamzah B. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Ed. 1, Cet. 12, Jakarta Bumi Aksara, 2015 ResearchGate has not been able to resolve any citations for this dan Kepribadian 1. Jakarta Remaja RosdakaryaAbraham H MaslowMaslow, Abraham H. Motivasi dan Kepribadian 1. Jakarta Remaja Rosdakarya, 1993 Pendidikan. Bandung Remaja Rosda KaryaSudirman DkkN, Sudirman dkk. Ilmu Pendidikan. Bandung Remaja Rosda Karya, PT Remaja RosdakaryaM PurwantoNgalimPsikoloagi PendidikanPurwanto, M. Ngalim. Psikoloagi Pendidikan. Bandung PT Remaja Rosdakarya SabriPsikologi PendidikanSabri, Alisuf. Psikologi Pendidikan. Jakarta CV. Pedoman Ilmu, SoburUmumSobur, Alex. Psikologi Umum. Bandung Pustaka Setia, 2003. Soemanto, Wasti. Psikologi Pendidikan. Malang Rineka Cipta, 1998Jakarta PT Raja Grafindo PersadaSumadi SuryabrataPsikologi PendidikanSuryabrata, Sumadi. Psikologi Pendidikan. Jakarta PT Raja Grafindo Persada, 1995Muhibbin Psikologi SyahBelajarSyah, Muhibbin. Psikologi Belajar. Jakarta Logos, Motivasi dan PengukurannyaHamzah B UnoUno, Hamzah B. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Ed. 1, Cet. 12, Jakarta Bumi Aksara, 2015 Nama Program Studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga Dan Kepelabuhan - D3 Akreditasi Program Studi B Status Program Studi Aktif Tanggal Akreditasi 20 September 2022 20-9-2022 Tanggal Berdiri 23 September 1967 23-9-1967 SK Penyelenggaraan 7409/D/T/K-III/2011 Tanggal SK 17 Juni 2011 17-6-2011 Alamat Jl. Perintis Kemerdekaan Komplek TNI AL Kelapa Gading Barat Kota/Kabupaten Kota Jakarta Utara Prov. Jakarta Indonesia Logo Perguruan Tinggi Tentang Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga Dan Kepelabuhan D3 - Akademi Maritim Nasional Jaya Program studi D-III Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabiuhanan, adalah salah satu program studi yang ada padaAkademi Maritim Nasional Jakarta Raya AMAN JAYA. Visi yang cicanangkan Program Studi D-III Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga menghasilkan yang professional di bidangnya, yang mempunytai keungggulan kwalitas berkelanjutan serta memiliki keunggulan bersaing di tingkat nasional, regional maupun global. Visi Program Studi Visi Program studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan, menjadikan salah satu program studi sebagai pusat pendidikan dan latihan yang mencetak ahli madya, yang memiliki ijazah Diploma III. Misi Program Studi a. Menyelenggarakan pendidian profesional yang menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi keahlian profesiuonal, dibidang Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan, berkwalitas, serta mampu bersaing ditingkat nasional , regional maupun global. b. Menyelenggarakan penelitian dalam rangka ikut berperan , serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan tehnologi, khsusnya dibidang Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga. c. Mengimplementasikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan tehnologi dibidang Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan, agar lebih bermanfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Kompetensi Dasar Program Studi Pemegang kendali atas pelabuhan- pelabuhan yang tersebar di seluruh IndonesiaPerhotelanPerusahaan Pelayaran Nasional dan Internasional, BUMN dan Instansi Pemerintah dan swasta yang bergerak dibidang Export ImportSurveyorAsuransi MaritimFreight ForwarderLogisticBongkar Muat, dlsb Sumber DIKTI, KEMDIKBUD BERITA PROGRAM STUDI

ketatalaksanaan pelayaran niaga dan kepelabuhan