akreditasi farmasi universitas muhammadiyah bandung
1 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi universitas swasta di Jawa Tengah yang telah berdiri sejak tahun 1981 lalu. Universitas ini berada di bawah persyarikatan Muhammadiyah sebagai bentuk perubahan bentuk dari IKIP Muhammadiyah Surakarta. Secara institusi, UMS telah mengantongi akreditasi A
BANDUNG YOGYAKARTA; MEDAN; – Farmasi Akreditasi B. Fakultas Fisioterapi – Fisioterapi Akreditasi B. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pada Musyawarah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang periode 2005-2010 merekomendasikan pendirian Universitas Muhammadiyah Tangerang, dengan terdapat kesepakatan antara pimpinan tiga
UniversitasAl-Ghifari, Bandung Universitas Banten Jaya, Serang Universitas Galuh Ciamis, Ciamis Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia, Bandung Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang, Tangerang Universitas Pasundan, Bandung Universitas Wanita Internaslonal Bandung, Bandung Sekolah Tinggi Teknologi Nasional, Vogyakarta
DEKANFAKULTAS FARMASI DAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA Nomor : 227 /A.06.05/2021 Tentang HASIL UJIAN MASUK CALON MAHASISWA BARU Nilai, Peringkat, dan Masa Berlaku Hasil Akreditasi Program studi di Perguruan Tinggi; 6. Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 19/SK-PP/III.B /1.a/1999 tanggal 04
Padasekarang ini Universitas Muhammadiyah Malang menempati 3 lokasi kampus, yaitu kampus I di Jalan Bandung 1, kampus II di Jalan Bendungan Sutami 188 A dan kampus III di Jalan Raya Tlogomas 246.Kampus satu yang merupakan cikal bakal UMM, dan sekarang ini dikonsentrasikan untuk program Pasca Sarjana.Sedangkan kampus II yang dulu
Meilleur Site De Rencontre En Cote D Ivoire.
Gedung Universitas Muhammadiyah Bandung UM Bandung.*** – Dua program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Bandung UM Bandung, yakni Farmasi dan Pendidikan Agama Islam PAI, belum lama ini mendapat akreditasi Prodi Farmasi meraih akreditasi B dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM-PTKes, sedangkan PAI mermperoleh akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Pergurun Tinggi BAN-PT.Dalam memperoleh akreditasi B tersebut, Farmasi UM Bandung mendapat nilai menggembirakan yakni 311. Terkait raihan positif ini, Ketua Program Studi Farmasi UM Bandung apt. Anis Puji Rahayu, mengungkapkan bahwa capaian ini sebagai bukti Prodi Farmasi UM Bandung memiliki kualitas yang sangat itu terbukti dengan hasil akreditasi B dalam kurun waktu hanya lima tahun sejak kampus UM Bandung berdiri.”Hal yang lebih penting, yakni peringkat ini membawa keuntungan, salah satunya sebagai syarat pendirian Program Studi Profesi Apoteker PSPA. Saat ini PSPA dalam proses pendirian, semoga tahun depan sudah bisa beroperasi sehingga pendidikan Farmasi di UM Bandung lengkap mulai dari strata satu hingga profesi apoteker,” kata Anis saat ditemui di kampus UM Bandung, Rabu 20/04/2022.Keuntungan lainnya, kata Anis, yakni bisa memudahkan lulusan Farmasi UM Bandung untuk melanjutkan studi profesinya tanpa harus mencari di perguruan tinggi Anis, hal itu cukup beralasan karena jumlah prodi PSPA yang ada di Indonesia saat ini masih sangat sangat asingSaat ditanya fokus saat ini, Anis menegaskan pihaknya serius mendirikan prodi PSPA dan mempertahankan peringkat akreditasi yang saat ini diperoleh.“Insyaallah untuk peningkatan akreditasi terus kami upayakan, salah satunya penyelenggaraan summer school di mana prodi strata satu Farmasi UM Bandung akan menerima mahasiswa asing di bulan Juli,” pungkas yang sama juga dirasakan oleh Kaprodi Pendidikan Agama Islam UM Bandung Sitti Chadidjah, Pasalnya, PAI berhasil mempertahankan status B dari B itu, ungkap Sitti, diiringi juga dengan penambahan poin beberapa digit sehingga prodi PAI UM Bandung semakin percaya diri.“Keberhasilan Prodi PAI mempertahan akreditasi ditempuh dengan perjuangan. Akreditasi ini sangat penting karena merupakan penilaian kinerja program studi. Semangkin baik akreditasi program studi maka semangkin baik kinerja program studi. Semangkin tinggi kepercayaan masyarakat kepada prodi,” ucap mengajak segenap dosen dan mahasiswa PAI untuk aktif dalam melakukan kegiatan dan event yang bersifat nasional, bahkan Sitti bahwa semua itu sangat penting agar poin penilaian akreditasi PAI ke depannya bisa memenuhi salah satu syarat naik level menjadi A.“Selain itu, dengan akreditasi ini kita bisa banyak belajar dan juga harus mempersiapkan target-target dari kinerja. Misalnya setiap dosen harus mempraktikkan catur dharma, di antaranya pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan mengamalkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan,” ungkap berharap semua pihak bisa bekerja sama dengan baik, lalu membuat berbagai regulasi yang mengarah pada percepatan mengingatkan bahwa majunya satu lembaga atau program studi tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Namun, berbagai pihak, termasuk dosen dan mahasiswa harus ikut aktif di hal penting lainnya yakni peningkatan pelayanan kepada dosen, kemudian kemudahan mengakses penelitian, baik penelitian yang didanai oleh luar negeri maupun penelitian yang didanai oleh APBN atau Pemda, dan sebagainya.“Sekali lagi capaian akreditasi B ini bagi kami luar biasa. Dampaknya pada program studi PAI sangat besar. Ditambah kami juga diuntungkan dengan dosen-dosen PAI yang berkualifikasi doktor hampir 50 persen dan satu orang profesor,” tandasnya.***Firman/Cecep
Jl. Palasari Kota Bandung, Jawa Barat LIHAT LOKASI > Akreditasi NA Jenis SWASTA Status PTS Kontak Nomor Telepon 022-6374-5992-4992 Jalur Pendaftaran Data terakhir diupdate 2022 Beasiswa Data terakhir diupdate 2022 Grafik Data Dosen & Mahasiswa Data terakhir diupdate 2022 Grafik Data Dosen Grafik Data Mahasiswa Rasio Data Dosen & Mahasiswa 15,9 Forum Diskusi Bertemu dan berdiskusi dengan sesama Sobat Pintar lainnya! Coba Diskusi Alumni Penting Yuk lihat alumni penting kampus ini, siapa tahu bisa menjadi inspirasi untuk kamu! Lihat Alumni Penting Berita terbaru seputar kampus! Cek berita terbaru seputar kampus dengan baca tulisan di bawah ini ya Kampus Relevan
Akreditasi Universitas Muhammadiyah Bandung – hallo sobat calon mahasiswa yang berada dalam kota maupun di luar kota Bandung dan ingin melanjutkan pendidikan ke salah satu Universitas dikota Bandung. Bingung memilih universitas terbaik untuk melanjutkan pendidikan? Kami akan merekomendasikan salah satu universitas terbaik di kota Bandung yaitu Universitas Muhammadiyah Bandung. Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai akreditasi Universitas Muhammadiyah Bandung yang berada di kota Bandung. Universitas Muhammadiyah Bandung atau yang disingkat dengan nama UM Bandung merupakan salah satu perguruan tinggi Swasta di kota Bandung, provinsi Jawa Barat. Kampus yang diresmikan sejak tahun 2016 memiliki cita cita untuk melahirkan lulusan mahasiswa atau para tokopreneur muda yang mengerti nilai nilai agama dan islami. Selalin memiliki kemampuan akademi dan wawasan keagamaan, Alumni UM Bandung juga memiliki sikap dan skill seorang enterpreneur dengan memanfaatkan kemampuan dan perkembangan teknologi. Akreditasi Universitas Muhammadiyah Bandung dapat pula adik adik gunakan sebagai acuan untuk memilih perguruan tinggi dengan mutu dan kualitas pendidikan yang terbaik di kota kalian. Akreditasi merupakan salah satu indikator yang wajib dilihat oleh pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Semakin baik akreditasi kampus maka semakin tinggi mutu pendidikan suatu Universitas. Lantas bagaimanakah dengan kampus Universita Muhammadiyah Bandung?? Apakah sudah terakreditasi atau belum terakreditasi? Nah sobat mahasiswa, Untuk menjawab pertanyaan sobat calon mahasiswa berikut ini kami sajikan informasi mengenai Akreditasi universitas Muhammadiyah Bandung. Yuk disimak!!! Akreditasi Universitas Muhammadiyah Bandung Terbaru 2021/2022 Universitas Muhammadiyah Bandung BELUM terakreditasi oleh Ban- PT selaku lembaga yang berwenng untuk menilai mutu pendidikan perguruan tinggi. Universitas Muhammadiyah Bandung terdiri dari 18 program studi yaitu Agribisnis, Akuntansi, Bioteknologi,konomi Syariah, Farmasi, Hukum Keluarga Islam, Ilmu Komunikasi, Informatika, dan masih banyak program studi lainnya. Baca Juga Akreditasi Kampus atau Universitas Lainnya Di Sini Demikian informasi mengenai Akreditasi universitas Muhammadiyah Bandung terbaru 2021/2022 yang wajib kamu ketahui Semoga artikel ini dapat membantu kalian yang ingin kuliah di universitas Muhammadiyah Bandung. Terima kasih telah singgah. Good Luck ☺
Dua program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Bandung UM Bandung, yakni Farmasi dan Pendidikan Agama Islam PAI, belum lama ini mendapat akreditasi B. Adapun Prodi Farmasi meraih akreditasi B dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM-PTKes, sedangkan PAI mermperoleh akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Pergurun Tinggi BAN-PT. Dalam memperoleh akreditasi B tersebut, Farmasi UM Bandung mendapat nilai menggembirakan yakni 311. Terkait raihan positif ini, Ketua Program Studi Farmasi UM Bandung apt. Anis Puji Rahayu, bersyukur. Anis mengungkapkan bahwa capaian ini sebagai bukti Prodi Farmasi UM Bandung memiliki kualitas yang sangat baik. Hal itu terbukti dengan hasil akreditasi B dalam kurun waktu hanya lima tahun sejak kampus UM Bandung berdiri. ”Hal yang lebih penting, yakni peringkat ini membawa keuntungan, salah satunya sebagai syarat pendirian Program Studi Profesi Apoteker PSPA. Saat ini PSPA dalam proses pendirian, semoga tahun depan sudah bisa beroperasi sehingga pendidikan Farmasi di UM Bandung lengkap mulai dari strata satu hingga profesi apoteker,” kata Anis saat ditemui di kampus UM Bandung, Rabu 20/04/2022. Keuntungan lainnya, kata Anis, yakni bisa memudahkan lulusan Farmasi UM Bandung untuk melanjutkan studi profesinya tanpa harus mencari di perguruan tinggi luar. Dikatakan Anis, hal itu cukup beralasan karena jumlah prodi PSPA yang ada di Indonesia saat ini masih sangat sangat terbatas. Mahasiswa asing Saat ditanya fokus saat ini, Anis menegaskan pihaknya serius mendirikan prodi PSPA dan mempertahankan peringkat akreditasi yang saat ini diperoleh. “Insyaallah untuk peningkatan akreditasi terus kami upayakan, salah satunya penyelenggaraan summer school di mana prodi strata satu Farmasi UM Bandung akan menerima mahasiswa asing di bulan Juli,” pungkas Anis. Kegembiraan yang sama juga dirasakan oleh Kaprodi Pendidikan Agama Islam UM Bandung Sitti Chadidjah, Pasalnya, PAI berhasil mempertahankan status B dari sebelumnya. Status B itu, ungkap Sitti, diiringi juga dengan penambahan poin beberapa digit sehingga prodi PAI UM Bandung semakin percaya diri. “Keberhasilan Prodi PAI mempertahan akreditasi ditempuh dengan perjuangan. Akreditasi ini sangat penting karena merupakan penilaian kinerja program studi. Semangkin baik akreditasi program studi maka semangkin baik kinerja program studi. Semangkin tinggi kepercayaan masyarakat kepada prodi,” ucap Sitti. Sitti mengajak segenap dosen dan mahasiswa PAI untuk aktif dalam melakukan kegiatan dan event yang bersifat nasional, bahkan internasional. Ditegaskan Sitti bahwa semua itu sangat penting agar poin penilaian akreditasi PAI ke depannya bisa memenuhi salah satu syarat naik level menjadi A. “Selain itu, dengan akreditasi ini kita bisa banyak belajar dan juga harus mempersiapkan target-target dari kinerja. Misalnya setiap dosen harus mempraktikkan catur dharma, di antaranya pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan mengamalkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan,” ungkap Sitti. Sitti berharap semua pihak bisa bekerja sama dengan baik, lalu membuat berbagai regulasi yang mengarah pada percepatan kemajuan. Sitti mengingatkan bahwa majunya satu lembaga atau program studi tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Namun, berbagai pihak, termasuk dosen dan mahasiswa harus ikut aktif di dalamnya. Lalu, hal penting lainnya yakni peningkatan pelayanan kepada dosen, kemudian kemudahan mengakses penelitian, baik penelitian yang didanai oleh luar negeri maupun penelitian yang didanai oleh APBN atau Pemda, dan sebagainya. “Sekali lagi capaian akreditasi B ini bagi kami luar biasa. Dampaknya pada program studi PAI sangat besar. Ditambah kami juga diuntungkan dengan dosen-dosen PAI yang berkualifikasi doktor hampir 50 persen dan satu orang profesor,” tandasnya.* Kontributor Firman/Cecep
akreditasi farmasi universitas muhammadiyah bandung